ulasansingkat

sekedar ulasan (film) singkat

Tag Archives: romantis

Smiles of a Summer Night

Smiles of a Summer Night | Sommarnattens leende (1955)
sut: Ingmar Bergman
pen: Ingmar Bergman
Swedia

Tidak saya sangka ternyata saya cukup cocok sama film Ingmar Bergman. Reputasinya sebagai filmmaker film-film seni ‘berat’ dan sering disebut-sebut berbarengan dengan nama-nama seperti Michelangelo Antonioni dan Federico Fellini dan lain-lain, membuat saya selalu mengundur-undur untuk menonton karya-karyanya menunggu mood yang tepat untuk mencerna film seni ‘berat’.

Tapi hei, baru dua filmnya (yang sangat berbeda satu sama lain) yang saya tonton, dan dua-duanya sangat kompatibel dengan selera saya ternyata. Sekarang saya siap menelusuri film-film seni ‘berat’ Bergman.

Beralih ke ulasan filmnya sendiri, Smiles of a Summer Night bukanlah komedi romantis biasa. Komedinya tidak bodoh, dengan cerita dan karakter-karakter yang kaya dan unik, dibalut dengan teknik filmmaking berkualitas tinggi, film ini instan menjadi salah satu film favorit saya pribadi.

Amat sangat direkomendasikan buat cinephiles dan pecinta komedi cerdas, baik selera aural maupun visual. Anda mungkin akan tidak menyukainya sama seperti saya, tapi film ini tetap pantas tonton.

10/10

Smiles of Summer Night: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (13+)

Iklan

This Means War

This Means War (2012)
sut: McG
pen: ####
A.S.

Film ini tidak luar biasa, tapi cukup menghibur buat saya. Dua sahabat yang bersaing untuk mendapatkan hati wanita yang sama, hmm, punya potensi untuk dieksekusi menjadi menarik. Apalagi kalau kedua sahabat itu adalah agen CIA dan menggunakan teknologi-teknologi tinggi agensinya untuk tujuan pribadi mereka itu, hmm, punya potensi untuk menjadi seru sekaligus kocak. Tapi seperti itukah hasil akhirnya? Hmm, tidak juga.

Ketiga bintang utamanya adalah aktor-aktor hebat, dengan karismanya masing-masing, tapi mungkin karena mendapat arahan yang kurang kuat soal konteks sebuah adegan di dalam film secara keseluruhan, ada rasa kurang pas. Dan saya rasa Reese Whiterspoon bukanlah aktris yang tepat untuk memerankan seorang wanita yang dikejar mati-matian oleh dua pria tampan, tapi yang ini mungkin adalah konsep, bahwa yang penting adalah karakter, bukan penampilan yang dapat menaklukkan hati pria.

Dan keseluruhan babak kedua film ini hanyalah elaborasi premisnya semata, tidak lebih, walau tidak membosankan, yang membuat film ini hanya film hiburan semata. Hanya sekedar film buddy-rom-com-aksi sesuai genre-nya.

Pada akhirnya film ini tidak lebih dari apa yang dijanjikan premisnya, dan bila anda tidak apa-apa dengan itu, anda pasti dapat menikmati film ini.

7/10

This Means War: rekomendasi bagi penikmat komedi aksi romantis (13+)

Breaking Dawn part 1

The Twilight Saga: Breaking Dawn – part 1 (2011)
sut: Bill Condon
pen: Stephenie Meyer (novel) | Melissa Rosenberg
A.S.

Baca pos ini lebih lanjut