ulasansingkat

sekedar ulasan (film) singkat

Tag Archives: nicolas winding refn

Drive

Drive (2011)
sut: Nicolas Winding Refn
pen: Hossein Amini | James Sallis (book)
A.S.

Film ini cukup populer, dan mendapatkan banyak pujian dari berbagai kalangan, dan terutama membawakan penghargaan Best Director festival Cannes 2011 untuk sutradara Nicolas Winding Refn.

Film ini memang Eropa banget dalam style-nya, 99% berkat sensibilitas sutradaranya. Saya bisa melihat mengapa film ini bisa disukai banyak orang, dan kurang lebih sebagian besar karena akting, tempo cerita, dan penyutradaraan (temasuk pemilihan musik).

Namun saya tidak akan membohongi perasaan saya sendiri dan lalu mengikuti arus. Dari penilaian subyektif saya pribadi, atau lebih tepatnya keasyikan saya menontonnya, ada sedikit rasa kecewa. Dan ini mungkin karena ekspektasi saya yang terlalu tinggi.

Dari buzz yang sangat positif di Cannes, lalu sutradaranya mendapatkan Best Director, lalu banyak kritik film yang menyatakan film ini calon film terbaik untuk tahun 2011, dan sebagainya. Setelah menonton film ini rasanya tidak sebegitu amat.

Apalagi dengan akting yang kurang sregg dari Ryan Gosling. Dari beberapa filmnya yang sudah saya tonton, ia adalah aktor berbakat terutama di Blue Valentine (2010). Tapi di film ini, rasanya tidak cocok sekali. Ia tidak memberikan kesan “gelap”, misterius, maupun serba “memperhitungkan” yang seharusnya terpancar dari karakter Driver. Tapi saya menyadari, ini bukan fakta, dan hanya opini pribadi saya sendiri.

Secara keseluruhan, film ini memang film yang sangat bagus dan enak untuk dinikmati, dan direkomendasikan bagi para cinephiles, terutama yang tertarik untuk lebih mengenal luasnya lingkup sensibilitas sutradara Nicolas Winding Refn.

7.5/10

Drive: rekomendasi bagi para cinephiles (17+)

Iklan

Valhalla Rising

Valhalla Rising (2009)
sut: Nicolas Winding Refn
pen: Roy Jacobsen | Nicolas Winding Refn
Denmark | Britania Raya

Valhalla Rising adalah film tentang seorang ksatria(?) atau budak untuk sebuah judi pertarungan. Semacam gladiator. Ia bisu, dan buta sebelah. Tapi seorang petarung yang perkasa. Ia lalu berhasil bebas, lalu bergabung dengan sekelompok ksatria Kristen yang ingin pergi ke Yerussalem untuk ikut perang Salib. Lalu film ini menjadi semacam film perjalanan eksistensial yang agak mirip dengan Apocalypse Now (1979).

Sulit untuk merekomendasikan film ini bagi penikmat sinema mainstream, karena kadang pace/tempo film ini menjadi sangat lambat akan menguji kesabaran, dan anda akan merasa kecewa.

Tapi hal positif bagi anda yang tetap ingin menontonnya: film ini dibuat dengan terampil dari segala sisi filmmaking. Juga terdapat beberapa adegan aksi yang keren tapi sangat violent, seperti memecahkan kepala orang dengan batu dan mengeluarkan isi perut seseorang hidup-hidup.

8/10

Valhalla Rising: Bagi anda yang memiliki sensibilitas untuk menikmati film yang bertempo sangat lambat sekaligus kuat menonton kekerasan yang berdarah-darah (21+)

Bronson

Bronson (2009)
sut: Nicolas Winding Refn
pen: Brock Norman Brock | Nicolas Winding Refn
Inggris Raya

Film ini menceritakan kisah narapidana paling terkenal di Inggris, Charles Bronson. Bronson yang tadinya dipidana 7 tahun penjara karena perampokan, menjalani tambahan-tambahan hukuman karena banyak insiden berikutnya di dalam penjara.

Filmnya sendiri terasa kurang fokus dan berbelok-belok seperti naik mobil yang disetir oleh orang mabuk. Sehingga kita tidak pernah benar-benar mengenal karakter Bronson meski film ini dinarasi sendiri oleh karakter Bronson. Namun, saya rasa hal itulah yang membuat film ini menjadi super keren.

Tidak direkomendasikan pada penikmat sinema mainstream, karena pendekatan yang digunakan oleh sutradara Refn tidak konvensional dan rada surreal, (saya sih sebenarnya oke-oke saja tapi dalam hal ini) tidak menguntungkan filmnya secara keseluruhan. Bisa dibilang ingin mengimplikasikan sebuah makna penting, namun pada akhirnya terasa tanpa makna.

Tetapi saya yakin di antara para penikmat sinema seni, pasti ada yang menyukainya. Apalagi terdapat akting yang mengagumkan dari Tom Hardy.

7.5/10

Bronson: Silahkan dicoba, bagi anda yang menikmati film-film yang tidak konvensional (21+)