ulasansingkat

sekedar ulasan (film) singkat

Category Archives: Sepuluh

Persona

Persona (1966)
sut: Ingmar Bergman
pen: Ingmar Bergman
Swedia

HATTRICK!!!!! Baru tiga filmnya yang saya tonton tiga-tiganya masterpiece!

Dari sudut pandang tertentu, film ini bisa dibilang hanya terdiri dari dua wanita yang ‘terlibat percakapan’. Maka tidak untuk semua orang.

Di film ini ada banyak hal-hal inspiratif spesifik tertentu yang bisa kita lihat terdapat di banyak film-film modern, menunjukkan betapa besarnya pengaruh seorang Ingmar Bergman di dunia sinema. Sangat direkomendasikan bagi para cinephiles (yang belum nonton).

Amat sangat direkomendasikan banget sekali. Omong-omong, ternyata Tyler Durden sudah ada sejak 60an, lol.

10/10

Ingmar Bergman: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (17+)

Iklan

Smiles of a Summer Night

Smiles of a Summer Night | Sommarnattens leende (1955)
sut: Ingmar Bergman
pen: Ingmar Bergman
Swedia

Tidak saya sangka ternyata saya cukup cocok sama film Ingmar Bergman. Reputasinya sebagai filmmaker film-film seni ‘berat’ dan sering disebut-sebut berbarengan dengan nama-nama seperti Michelangelo Antonioni dan Federico Fellini dan lain-lain, membuat saya selalu mengundur-undur untuk menonton karya-karyanya menunggu mood yang tepat untuk mencerna film seni ‘berat’.

Tapi hei, baru dua filmnya (yang sangat berbeda satu sama lain) yang saya tonton, dan dua-duanya sangat kompatibel dengan selera saya ternyata. Sekarang saya siap menelusuri film-film seni ‘berat’ Bergman.

Beralih ke ulasan filmnya sendiri, Smiles of a Summer Night bukanlah komedi romantis biasa. Komedinya tidak bodoh, dengan cerita dan karakter-karakter yang kaya dan unik, dibalut dengan teknik filmmaking berkualitas tinggi, film ini instan menjadi salah satu film favorit saya pribadi.

Amat sangat direkomendasikan buat cinephiles dan pecinta komedi cerdas, baik selera aural maupun visual. Anda mungkin akan tidak menyukainya sama seperti saya, tapi film ini tetap pantas tonton.

10/10

Smiles of Summer Night: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (13+)

The Seventh Seal

The Seventh Seal | Det sjunde inseglet (1957)
sut: Ingmar Bergman
pen: Ingmar Bergman
Swedia

Saya tidak bisa berkomentar banyak. Sinema kualitas tinggi. Masterpiece.

10/10

The Seventh Seal: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (13+)

Jodái-e Náder az Simin

10/10

Memories of Murder

Memories of MurderSalinui Chueok (2003)
sut: Bong Joon-ho
pen: Bong Joon-ho | Shim Sung-bo | Kim Kwang-rim (stage play)
Korea Selatan

Karena Sherlock Holmes 2 (2011), saya dalam mood menonton film-film investigasi lagi, mulai dari film investigasi terfavorit saya pribadi, Memories of Murder.

Memories of Murder adalah film yang sangat dahsyat dari segala sisi filmmaking, dan wajib ditonton bagi para penikmat sinema. Film ini adalah jenis film drama prosedural polisi, mengikuti 3 orang polisi yang berusaha memecahkan sebuah kasus pembunuhan berantai di sebuah kota kecil di Korea Selatan, dan tidak ragu melakukan apa pun untuk itu.

Memories of Murder adalah kocak, tegang, sedih, dramatis, dan misterius dalam satu paket. Tontonlah film ini lebih dari sekali. Tontonan pertama hanya untuk menikmati cerita yang memikat, bertemu dengan karakter-karakter yang unik, dan menikmati pemandangan alam pedesaan Korea Selatan yang difotografi dengan indah. Dan untuk tontonan kedua dan seterusnya, silahkan terpukau oleh teknik filmmaking yang sangat cerdas.

10/10

Memories of Murder: Rekomendasi dengan pujian yang tinggi. (17+)

Das Boot

Das Boot (1981)
sut: Wolfgang Petersen
pen: Wolfgang Petersen | Lothar-Günther Buchheim (novel)
Jerman

Film yang super luar biasa! Salah satu yang terbaik sepanjang masa. Sangat keren dan seru abis. Bravura filmmaking through and through.

Di dalam durasinya (director’s cut) yang panjang, tidak ada satupun momen yang membosankan, dan penuh dengan “tensi” dan emosi. Saya merasa film ini adalah contoh terbaik untuk jenis film thriller, padahal merupakan film aksi+drama, karena banyak momen yang membuat bulu kuduk merinding lebih daripada film genre horor atau thriller. Film ini juga mampu memompa adrenalin penonton yang sedang duduk dengan santai, benar-benar luar biasa.

10/10

Das Boot: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (17+)

Hukkle

Hukkle (2002)
sut: György Pálfi
pen: György Pálfi
Hongaria

Film dari Hongaria yang satu ini tidak perlu anda tonton dengan subtitle, karena film ini 100% bahasa visual! Luar biasa. Gambarnya luar biasa. Suara-nya luar biasa. Masterpiece.

Tanpa perlu bergantung pada dialog sepatah kata pun, György Pálfi mampu mengantarkan sebuah kisah yang kompleks. Saya tidak akan mengaku berhasil mengerti film ini secara utuh karena mungkin terdapat beberapa hal spesifik yang bersifat kultural, tetapi dari sedikit yang saya tangkap saja, film ini sudah sangat mengagumkan and it blew my mind!

Mungkin anda telah menyadari bahwa ulasan-ulasan saya kebanyakan sangat subyektif dan ratingnya berdasarkan perasaan saya tepat setelah menonton film yang bersangkutan, jadi tidak tertutup kemungkinan perasaan saya terhadap sebuah film dapat berubah seiring waktu.

Namun untuk film yang satu ini, saya telah jatuh cinta pada pandangan pertama dan yakin perasaan itu takkan hilang. Malah, sekarang saya akan menontonnya sekali lagi.

10/10

Hukkle: Rekomendasi dengan pujian yang tinggi (13+)

Catatan: jangan khawatir soal adegan yang menyangkut seekor kucing, hal tesebut hanya trik.

Dr. Strangelove or: How I Learned to Stop Worrying and Love the Bomb

Dr. Strangelove or: How I Learned to Stop Worrying and Love the Bomb (1964)
sut: Stanley Kubrick
pen: ####
Inggris

Film ini sudah cukup banyak menerima pujian sebagai salah satu film komedi terbaik sepanjang masa, dan film ini masih bisa tambah satu lagi dari saya: film ini adalah salah satu film komedi terbaik sepanjang masa. Bahkan dalam standar film secara umum juga film ini tetap salah satu yang terbaik sepanjang masa.
Sangat direkomendasikan (kehabisan kata-kata: yang penting filmnya oke banget, masterpis).

10/10

Dr. Strangelove: Rekomendasi bagi para cinephiles dan penggemar komedi (13+)

Gandhi

Gandhi (1982)
sut: Richard Attenborough
pen: John Briley
Inggris | India

Masterpiece-nya Richard Attenborough. Film yang sangat luar biasa. Akting yang mengagumkan dari Ben Kingsley. Film autobiografi untuk karakter dan kisah yang luar biasa. Intim dan epik.

Film ini pantas mendapatkan semua pujian dan penghargaannya.

10/10

Gandhi: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (13+)

Picnic At Hanging Rock

Picnic At Hanging Rock (1975)
sut: Peter Weir
pen: Joan Lindsay (novel) | Cliff Green
Australia

Sebuah masterpiece. Film yang indah namun menyeramkan. Puitis dan menyimpan misteri.

Di awal film kita diberitahu, beberapa murid yang sedang piknik di Hanging Rock menghilang tanpa jejak. Dan sekarang (hal ini lumayan lama saya pertimbangkan), saya pikir lebih baik saya memberitahu anda, bahwa misterinya tidak terpecahkan. Tidak ada jawaban.

Meski hal tersebut merupakan pendorong utama majunya cerita film ini, sebenarnya film ini lebih kepada efek yang timbul dari peristiwa tersebut. Bagaimana sekolah mereka dengan “keteraturan” yang palsu mereka menjadi rapuh dan hancur sedikit demi sedikit.

Tapi untuk mempertahankan format ulasan singkat, lebih baik saya singkat saja: bila anda tidak suka film yang “terbuka” (open-ended), yah, saya harap anda tetap memberikan film ini kesempatan. Caranya mengulur sesuatu memang membuat gelisah, namun film dengan kekuatan sinematik dan musik yang luar biasa dan menyeramkan ini telah meninggalkan kesan yang dalam di hati saya pribadi, dan tidak akan pernah terlupakan.

10/10

Picnic At Hanging Rock: Rekomendasi dengan pujian yang tinggi (13+)