ulasansingkat

sekedar ulasan (film) singkat

Category Archives: 5 / 10

Jack and Jill

Jack and Jill (2011)
sut: Dennis Dugan
pen: ####
A.S.

Pecahnya rekor jumlah nominasi (update= pemenang) Razzie terbanyak dipecahkan oleh Adam Sandler sebagian besar berkat film ini, jadi saya rasa cukup pantas untuk ditonton ^_^

Dan setelah menontonnya, saya tidak melihat apanya yang amat sangat buruk. Akting Sandler memang buruk, tetapi tidak buruk-buruk amat. Komedinya banyak yang garing, tapi tidak ada yang benar-benar menghina intelejensia kita. Katie Holmes tampil sesuai dengan tuntutan karakternya, dan tidak kurang atau lebih. Dan memang, melihat Al Pacino memerankan karakter yang seperti di film ini SANGAT ANEH rasanya, tapi tidak seburuk itu kok. Secara keseluruhan film ini tidak begitu berbeda dengan film-film Adam Sandler yang lain, film ini biasa saja. Bahkan bila dibandingkan dengan semua film-film komedi konyol yang pernah dibuat, film ini bukanlah yang terburuk sepanjang masa.

Bukan hal yang penting sih, tetapi hanya bikin penasaran saja. Trailernya tidak bohong, film ini memang persis seperti yang dijanjikan. Dan bila anda tertarik setelah melihat trailernya bahwa anda mungkin dapat menikmati film ini, maka film ini bisa menghibur buat anda.

5.5/10

Jack and Jill: buat yang tertarik (BO)

Iklan

Dilema

Dilema (2012)
sut: ####
pen: #####
Indonesia

Baca pos ini lebih lanjut

Ghost Rider: Spirit of Vengeance

Ghost Rider: Spirit of Vengeance (2012)
sut: Neveldine/Taylor
pen: ###
A.S.

(yang 2d)

Sangkanya, dengan sutradara Crank (2006) kita akan mendapatkan film aksi ber-pace tinggi dengan banyak momen-momen ‘keren’. Apalagi setelah melihat di-balik-layar-nya di youtube yang keren abis. Tapi film ini lumayan membosankan. Bahkan adegan aksinya juga membosankan, serius! Kecuali mungkin yang di klimaks.
Jadi kalau bingung mau nonton apa minggu ini dan cuma bisa nonton satu film saja, film ini tunggu dvdnya saja (rental atau bajakan, bukan beli). Lebih baik nonton Malaikat Tanpa Sayap (2012), serius!

5.5/10

Ghost Rider 2: buat yang tertarik (13+)

Pulau Hantu 3

Pulau Hantu 3 (2012)
sut: Jose Poernomo
Indonesia

Seperti yang dengan mudah telah terduga sebelumnya, plot film ini sangat tipis dan memang hanya bermaksud menjadi film bokep berkedok horor komedi. Sebaiknya tidak usah membahas sisi naratif, estetik dan artistiknya, karena filmnya sendiri sadar akan tujuan eksistensinya dan tidak mencoba untuk keluar dari kapasitasnya.

Dari segi teknis, film ini cukup kompeten. Standar film all style no substance. Yang menarik adalah film ini menyadari semua style klise yang digunakan di dalamnya, lalu dengan jujur mengeksekusinya tanpa embel-embel yang pretensius.

Sikap tahu diri film ini dalam memberikan apa yang dijanjikan premisnya merupakan nilai plus dalam buku saya. Jadi bila anda hanya ingin melihat eksploitasi tubuh semampai wanita-wanita seksi, yang diselingi komedi garing dan adegan horor yang enggak serem, anda akan mendapatkannya. Itu saja.

5/10

Pulau Hantu 3: bagi yang tertarik (17+)

Arisan 2

Arisan 2 (2011)
sut: Nia Dinata
pen: Nia Dinata
Indonesia

Hampir semua review yang saya baca untuk film ini, positif. Ini salah satunya, silahkan baca.

Saya tidak akan (baca: bisa) membantah atau mendebat tulisan-tulisan tersebut. Saya hanya merasa perlu mengatakan, bahwa film ini tidak sebegitu amat, bagi saya pribadi.

Secara naratif film ini ‘lari’ kemana-mana, terasa tanpa fokus. Banyaknya eksposisi dan adegan-adegan yang tidak jelas dan seperti tidak memiliki fungsi bagi keseluruhan film, dan terutama karena penuh dengan karakter-karakter ‘datar’ yang tidak berdimensi, membuat sulit sekali untuk beridentifikasi terhadap siapa pun.

Namun saya juga tidak menutup kemungkinan bahwa sebenarnya sayalah yang tidak mampu ‘melihat’ lebih dalam. Mungkin bukan selera saya saja.

Dan oiya, rating-rating di blog ini bukan seperti nilai di sekolah. Rating 5 itu artinya film yang average (menurut penulisnya).

5.5/10

Arisan 2: … (13+)

The Perfect House

The Perfect House (2011)
sut: Affandi Abdul Rachman
pen: ###
Indonesia

Denger-denger, orang-orang pada memuji-muji film ini sebagai film psikologi thriller slasher horror keren dari Indonesia yang masuk festival Puchon, sebagai pelita di tengah lesunya dunia film horor kita karena film-film horor pocong-pocongan.

Ekspektasi saya meninggi, masuk ke bioskop dengan penuh semangat, dan keluar dengan kecewa.

Film ini berusaha meninggikan tensi dengan misteri yang tidak membuat kita penasaran, bahkan sudah tertebak lebih dulu, dan dengan menggunakan trik-trik yang sudah banyak terdapat di film-film horor luar negri. Saya rasa bagi cinephiles horor akan merasa bosan karena sudah sering melihat hal yang sama, hanya saja sekarang dalam film Indonesia.

Tapi meski hasilnya agak mengecewakan, paling tidak masih ada yang niat untuk membuat film berkualitas.

5/10

The Perfect House: Rekomendasi bagi yang jengah ama pocong dan kuntilanak (13+)

Simfoni Luar Biasa

Simfoni Luar Biasa (2011)
sut: Awi Suryadi
pen: Maggie Tjiojakin | Awi Suryadi
Indonesia

Akting para pemeran pendukung pada bagus selain akting Christian Bautista yang rada kaku. Bahkan cara jalannya pun sangat kaku. Jadi ingat satu kalimat di novel Harry Potter: (kurang lebih) “Harry tiba-tiba menjadi sadar akan kedua tangannya”. Maaf kalo gak nyambung.

Ceritanya monoton, karakter-karakternya pada one dimensional, hubungan karakter Jayden dengan anak-anak tidak terpoles sama sekali, hubungan Jayden dengan Laras (nama karakter ini mudah terlewatkan bila anda tidak perhatian) sekedar ada untuk “ada”. Satu-satunya “orang jahat” (si guru yang gak suka Jayden) juga sekedar ada untuk “ada”. Film ini juga menurut saya kurang cocok dibilang musikal, dan lebih tepatnya film drama yang ada unsur musiknya.

Saya hanya merekomendasikan film ini untuk waktu senggang saat tidak ada film lain yang menarik, atau saat tidak kebagian kursi bagus di film lain. Hanya karena terdapat lelucon konyol yang memanfaatkan perbedaan bahasa.

“I tits (teach)”, “selalu always”, “same-same (sama-sama)”, dll.

5.5/10

Simfoni Luar Biasa: Bila ada waktu luang (13+)

Captain America

Captain America: The First Avenger (2011) 
sut: Joe Johnston
pen: Christopher Markus | Stephen McFeely
A.S.

Yang paling saya sukai dari film ini adalah ending-nya. Sisanya oke-oke saja, malah terasa membosankan. Film ini jelas merupakan kick-off buat sebuah franchise baru, dan apabila anda tidak ingin ketinggalan jika di “masa depan” nanti franchise ini menjadi lebih populer, silahkan coba saja feel-nya. Tetapi menurut saya anda tidak akan rugi apa-apa bila melewatkannya, toh anda bisa catch up bila berubah pikiran.

Oiya, cek juga ulasan adrianaery.

5.5/10

Captain America: bila anda tertarik dan punya waktu luang (13+)

Conan The Barbarian

Conan The Barbarian (2011)
sut: Marcus Nispel
pen: Thomas Dean Donnelly | Joshua Oppenheimer | Sean Hood
A.S.

Bila anda menyukai film yang hanya terdiri dari serangkaian adegan aksi dari awal hingga akhir dengan plot yang tipis, karakter-karakter yang monoton dengan introduksi seadanya dan sebagian besar tidak berguna (dalam fungsi naratif) atau sekedar pelayan plot, dan tidak memiliki subplot (!) yang menambah depth, maka Conan The Barbarian adalah untuk anda.

Harus diakui, memang terdapat beberapa shot yang keren, dan lelucon-lelucon garing yang membuat tersenyum, dan pada akhirnya film ini mungkin akan membuat anda puas. Tetapi tidak ada satupun momen dramatis, dialog, karakteristik, apalagi adegan yang menonjol yang belum pernah kita lihat sebelumnya, serta sangat serius untuk menjadi kisah epik namun gagal (menurut saya), membuat film ini mudah terlupakan.

Sebagai sebuah film aksi dengan budget lumayan (menurut standar Hollywood), film ini memang berhasil menjadi “seperti biasa”. Film ini memiliki banyak aksi violence yang berdarah-darah dan nudity ringan seperti yang diharapkan oleh para target audience-nya, dan saya yakin akan memuaskan mereka.

Direkomendasikan bagi para pecinta film-film aksi nobrainer, tapi tidak bagi anda yang memiliki standar tinggi. Ngomong-ngomong, di bioskop yang saya kunjungi, ada orangtua muda yang membawa anak kecil mereka menonton film ini, WTF?!

5.5/10

Conan The Barbarian: Mungkin bagi para pecinta film-film aksi nobrainer (17+)