ulasansingkat

sekedar ulasan (film) singkat

Category Archives: N

Nuovo Cinema Paradiso

Nuovo Cinema Paradiso (1988)
sut: Giuseppe Tornatore
pen: Giuseppe Tornatore
Italia

Ada yang bilang, “if you love cinema, you will love Hugo”. Saya setengah setuju. Bila ada yang bilang, “if you love cinema, you will love Cinema Paradiso”, saya setuju sekali. (tapi tidak berarti film ini harus jadi mesin tolak ukur kadar love cinema seseorang)

Film ini menceritakan seorang anak kecil yang cinta film dan menjalin persahabatan dengan seorang proyeksionis bioskop, dan bagaimana persahabatan tersebut ‘membentuk’ jalan hidupnya hingga sekarang dan masa depan. Sangat direkomendasikan.

(Versi 124 menit; akan diupdate bila telah menemukan director’s cut-nya)

9/10

Nuovo Cinema Paradiso: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (13+)

Negeri 5 Menara

Negeri 5 Menara (2012)
sut: Affandi Abdul Rachman
pen: Salman Aristo
Indonesia

Bagus, keren, mantap, solid, brilian, cerdas, (kata pujian berlanjut terus).
Kisahnya digarap dengan baik sekali, skenarionya mengagumkan. Teknisnya juga baik sekali. Namun performances yang terdapat di dalamnya adalah yang paling luar biasa. Semuanya sangat natural, seakan-akan para karakternya beneran hidup di dunia itu, dengan karakteristik sifat, sikap, jalan pemikiran masing-masing, membuat para karakter ini seperti orang-orang nyata yang pernah kita temui di luar bioskop. Selain untuk para aktornya yang dicasting dengan sangat baik, juga merupakan credit buat penulis dan sutradaranya.

Secara universal film ini membuat mudah untuk beridentifikasi terhadap momen-momen persahabatan sejati yang kita semua pasti pernah alami diumur segitu. Persahabatan sejati yang murni tanpa adanya pengaruh latar belakang, politik maupun motivasi tertentu. Segalanya terjadi begitu saja. Dan momen-momen ini berhasil dicapture dengan baik.

Film ini bagus sekali, amat sangat direkomendasikan. Sebuah film persahabatan yang kaya drama dan komedi. Membuat hati riang dan ringan setelah keluar bioskop, sebagai cermin terhadap diri kita sendiri, dan terus mungundang untuk mengunjungi dunianya lagi.

8.5/10

Negeri 5 Menara: rekomendasi bagi para cinephiles dan penonton kasual (SU)

The Night of the Hunter

The Night of the Hunter (1955)
sut: Charles Laughton | Robert Mitchum (uncredited) | Terry Sanders (uncredited)
pen: Davis Grubb (novel) | James Agee | Charles Laughton (uncredited)
A.S.

Ada sesuatu yang sangat menarik pada sinematografi ala film noir yang entah mengapa terus memukau meski banyak ditemukan pada sejumlah film, dan anehnya tidak pernah menjadi gimmick. Dan pola tersebut kembali terulang di film ini.

Film yang cukup berat ini memiliki banyak pesan moral sepanjang durasinya, dan juga memiliki karakter-karakter yang menarik. Dan jalinan kisahnya yang menarik meski kadang terasa dibuat terburu-buru pun sangat mengagumkan karena selalu ber-“revolusi” di setiap “persimpangan” cerita.

Akting para aktor cilik di film ini agak kurang dan kadang dapat mengalihkan perhatian kita yang sedang hanyut pada cerita, tetapi hal tersebut tidak terlalu mengganggu.

Film ini selalu menjadi “hidup” setiap kali karakter antagonis-nya muncul di layar. Karakter ini diperankan dengan baik, dan merupakan karakter antagonis yang sangat unik.

Keunikannya terdapat pada cara karakternya begitu “luwes” dalam memanipulasi orang-orang di sekitarnya tanpa usaha keras, serta sikapnya yang tidak ambil pusing saat manipulasinya tidak berhasil pada karakter-karakter tertentu. Dan anehnya, di pertengahan film ia malah menjadi karakter komikal (tapi tidak mengurangi atau mengubah “inti” karakternya).

Sangat direkomendasikan. Kisahnya (dan karakter antagonisnya) benar-benar luar biasa.

8.5/10

The Night of the Hunter: Rekomendasi bagi para cinephiles (BO)

Network

Network (1976)
sut: Sidney Lumet
pen: Paddy Chayefsky
A.S.

Film yang super hebat, tanpa ragu merupakan salah satu film terbaik sepanjang masa. Biasanya, saya tidak memberitahukan jalan plot setiap film yang saya ulas. Tetapi karena saya ingin sekali agar anda menonton film yang luar biasa ini sebaiknya saya memberi sedikit dorongan lebih daripada sekedar merekomendasikannya seperti biasa.

Film ini menceritakan tentang sebuah network (stasiun tv) dan orang-orang yang terlibat di dalamnya, dan berhasil memperlihatkan bagaimana penyebab, motivasi, skala, dan “konsekuensi” sebuah keputusan yang diambil.

Dari segi naratif film ini memang sangat hebat, tetapi bidang estetik filmmaking-nya pun ikut bersinar. Film ini tidak akan dapat anda “tangkap” secara keseluruhan hanya dalam sekali tontonan, namun itupun sudah merupakan pengalaman nonton yang luar biasa.

9/10

Network: Rekomendasi dengan pujian yang tinggi. (17+)