ulasansingkat

sekedar ulasan (film) singkat

Category Archives: C

The Curious Case of Benjamin Button

The Curious Case of Benjamin Button (2008)
sut: David Fincher
pen: Eric Roth | ###
A.S.

Film ini epik, dan mampu membawa kita dalam sebuah perjalanan berdurasi seumur hidup.

Sayangnya saya bukan seorang pujangga yang mampu merangkai kata-kata indah untuk mengartikulasikan beragam macam emosi yang diproyeksikan di sepanjang durasinya, dan bagaimana perasaan saya ketika shot terakhirnya mulai meredup dan credit muncul di layar. Saya hanya bisa tuliskan, luar biasa.

9.5/10

The Curious Case of Benjamin Button: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (13+)

The Company Men

The Company Men (2010)
sut: John Wells
pen: John Wells
A.S.

Film drama yang berlatar belakang resesi ekonomi 2008 di Amerika Serikat. Kita mengikuti beberapa karakter yang tadinya merupakan ‘petinggi’ di sebuah perusahaan perkapalan besar lalu kena PHK dan harus mencicipi pahitnya hidup tanpa uang dan pekerjaan.

Film ini dibuat dengan cukup baik, hanya saja terasa terlalu ‘formulaic’. Karakter yang diperankan Tommy Lee Jones pada dasarnya merupakan sebuah plot device agar film ini berakhir baik, yang karakternya Chris Cooper merupakan ‘pemicu’ bagi karakternya untuk ‘bergerak’, yang pada akhirnya tanpa kedua karakter ini karakter yang diperankan Ben Affleck hanyalah seorang pecundang yang sebelum ‘keajaiban’ datang harus ‘menunggu’ untuk sementara (sebagian besar durasi cerita) di bawah naungan ‘kebaikan’ karakternya Kevin Costner. Progres naratifnya jadi malah seperti mengkhianati pesan dan hikmah moral yang (mungkin) ingin disampaikan.

Tentu itu hanya satu sudut pandang saja (yang belum tentu benar juga), dan film ini bisa lebih baik bila dilihat dari sudut pandang berbeda. Untung saja film ini tidak mengambil pendekatan yang melodramatis dan sentimental.

6.5/10

The Company Men: buat yang tertarik (13+)

Caché

Caché | Hidden (2005)
sut: Michael Haneke
pen: Michael Haneke
Perancis

Ini adalah kali ketiga saya menonton film ini, dan masih terus menemukan hal-hal baru meski tetap belum benar-benar mengerti film ini sepenuhnya. Namun satu hal yang pasti, ini film bagus.

Ada satu kutipan dari Haneke yang paling tidak bisa sedikit menjelaskan keputusannya untuk membuat film ini sangat ‘terbuka’: “I like the multiplicity of books, because each book is different in the mind of each reader. It’s the same with this film – if 300 people are in a cinema watching it, they will all see a different film, so in a way there are thousands of different versions of Caché (Hidden) (2005). The point being that, despite what TV shows us, and what the news stories tell us, there is never just one truth, there is only personal truth.

Film ini merangsang menuntut penontonnya untuk berpikir bahkan jauh melampaui apa yang disediakan plotnya, seperti yang terlihat di wawancara ini, lol: http://www.guardian.co.uk/film/2006/feb/19/worldcinema (mengandung sedikit spoiler).

9/10

Caché: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (17+)

The Cook, The Thief, His Wife, and Her Lover

The Cook The Thief His Wife and Her Lover (1989)
sut: Peter Greenaway
pen: Peter Greenaway
Prancis | Inggris Raya

Baca pos ini lebih lanjut

Contraband

Contraband (2012)
sut: Baltasar Kormákur
pen: Aaron Guzikowski | ##
A.S.

Film aksi yang sangat cerdas, dan berani mengutak-atik bentuk naratif konvensional film-film aksi semacamnya. Film ini bagus sekali, direkomendasikan untuk penikmat film-film aksi, dan para cinephiles yang ingin melihat alternatif lain dari bentuk naratif film aksi.

7.5/10

Contraband: rekomendasi bagi para penikmat aksi (13+)

Children of Heaven

Children of Heaven | Bacheha- Ye Aseman (1997)
sut: Majid Majidi
pen: Majid Majidi
Iran

Beraliran romantisme dengan bumbu melodrama. Kisah yang unik dan menyentuh. Karakter-karakternya menarik, terutama karakter si gadis kecil yang sangat mulia.

Akting dari para talent ciliknya di awal-awal durasi sedikit mengganggu namun saat telah terbiasa dengan mereka kita bisa sedikit mengerti mengapa mereka yang dipilih.

Penyutradaraannya, memiliki ciri khas yang sama dengan beberapa film-film Iran ‘populer’ yang telah saya tonton dan saya asumsikan memang style seperti inilah yang dikembangkan dan disukai di Iran (salah satu aspek yang saya sukai dari film-film Iran). Namun, menurut saya, terdapat sedikit kelemahan di bagian découpage film ini yang agak mengalihkan perhatian bagi yang cukup ngerti soal ini, tapi sepertinya tidak akan terdeteksi oleh penonton kasual. Yang tidak saya sukai dari film ini adalah sisi melodrama-nya, namun untungnya tidak berlebihan dan karakter-karakter perempuannya pada tegar-tegar tidak seperti

Film ini sangat lembut dan anda tahu bahwa akhirnya akan happy ending, dan kita tidak pernah diberikan konflik atau drama yang berat-berat. Kisah yang sangat menarik. Sangat ringan dan sangat direkomendasikan.

8.5/10

Children of Heaven: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (BO)

Code Unknown: Incomplete Tales of Several Journeys

Code Unknown: Incomplete Tales of Several Journeys |
Code Inconnu: Récit Incomplet de Divers Voyages (2000)
sut: Michael Haneke
pen: Michael Haneke
Prancis | Jerman | Rumania

Sedikit tapi banyak. Frase tersebut memang seperti tidak masuk akal, tapi dapat dilabelkan kepada semua karya film feature dari sutradara Michael Haneke.

Film ini membawa kita masuk ke tengah-tengah kehidupan beberapa karakter yang saling bersinggungan satu sama lain secara “kebetulan”, dan menunjukkan pada kita banyak hal yang patut direnungkan, serta sebagai cermin untuk melihat diri kita sendiri sebagai seorang manusia. Sangat direkomendasikan bagi anda para penikmat sinema seni.

Tidak satu moment pun sepanjang durasi film ini yang terasa lambat, tapi bisa dimengerti bila penonton umum akan menemukan film ini bertempo lambat. Jadi bila pilihan tontonan anda lebih condong kepada jalur film mainstream, anda mungkin tidak akan dapat menikmati film ini.

9/10

Code Unknown: rekomendasi bagi para cinephiles (13+)

Uncertified Copy

Uncertified Copy | Copie Conforme (2010)
sut: Abbas Kiarostami
pen: Abbas Kiarostami
Prancis | Italia | Belgia

Rasanya kurang cocok bila dikatakan film ini adalah Before Sunrise (1995) ala Kiarostami. Film ini memiliki sesuatu yang “lebih” di balik permukaannya. Terdapat pertukaran dialog yang cerdas dan akting yang cemerlang dari kedua protagonisnya.

Juliette Binoche adalah aktor kawakan yang kemampuan aktingnya tidak perlu dipertanyakan lagi sehingga sudah tidak mengejutkan bila ia mampu memberikan penampilan yang hebat di film ini. Namun lawan mainnya, William Shimell, juga berhasil memberikan penampilan yang luar biasa, dan membuat tidak sabar untuk melihat penampilannya di film terbaru Michael Haneke.

Saya tetap sangat menyukai film ini meski tidak terlalu dibikin “wah” seperti karya-karya Kiarostami yang lain, dan merekomendasikannya bagi para pecinta sinema.

7.5/10

Uncertified Copy: Rekomendasi bagi para cinephiles (13+)

Close-Up

Close Up / Nema-ye Nazdik (1990)
sut: Abbas Kiarostami
pen: Abbas Kiarostami
Iran

Close Up adalah film semi-dokumenter mengenai sebuah kasus penipuan kecil di Iran. Seorang pemuda yang mengaku sebagai seorang sutradara terkenal di Iran menipu sebuah keluarga berada dengan mengajak mereka terlibat dalam sebuah proyek film.

Film ini sangat indah dalam memperlihatkan kompleksitas seorang manusia, namun dapat tetap ringan dan mudah dinikmati. Direkomendasikan kepada para penikmat sinema seni dan bagi anda yang ingin melihat sebuah sisi kemanusiaan yang jarang ditampilkan dalam film.

8.5/10

Close Up: Rekomendasi bagi penikmat sinema seni. (SU).

Chaplin

Chaplin (1992)
sut: Richard Attenborough
pen: ######
A.S.

Satu lagi film autobiografi yang mengagumkan dari Richard Attenborough. Film ini tidak se-“epik” Gandhi, namun tetap sangat menyentuh hati. Mungkin karena saya pribadi adalah penggemar berat Charlie Chaplin dan saya yakin akan terjadi pada penggemar-penggemar yang lain, sejak shot pertama kemudian beberapa kali sepanjang film hingga akhir film ini membanjiri hati dengan rasa “sentimentalitas” yang sulit untuk dijelaskan, namun dengan sederhana bisa dikatakan sent chill to your spine (in a good way).

Penampilan Robert Downey Jr. sangat mengagumkan sebagai sang legenda, dengan banyak supporting performance yang cemerlang. Tidak ada satupun akting yang “lemah” dalam film ini, namun saya tidak bisa dengan pasti mengatakan bila terdapat representasi yang tidak akurat. Saya hanya akan mencoba untuk mempercayai para filmmaker di depan dan di balik layar telah melakukan riset yang detil untuk membuat film ini, dan juga terlebih karena sumber utamanya dari buku biografi yang ditulis oleh Charlie Chaplin sendiri.

Bentuk film ini tidak linear seperti Gandhi, tetapi mengambil bentuk struktur naratif flashbacks dimana Chaplin yang menghabiskan masa tuanya di Switzerland sedang menuliskan buku biografinya dengan mengenang hal-hal yang “penting” yang terjadi dalam hidupnya. Film ini memang mengambil langkah-langkah tertentu untuk mendorong naratif maju dan membungkusnya secara natural in a movie’s way dengan menambahkan beberapa hal fiktif (misalnya karakter yang dimainkan Anthony Hopkins) namun secara keseluruhan, film ini tetap loyal pada sejarah yang sebenarnya (yang dimasukkan dalam film).

Sangat direkomendasikan bagi anda para cinephiles.

9/10

Chaplin: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (17+)