ulasansingkat

sekedar ulasan (film) singkat

Category Archives: 123

9808

9808 Antologi 10 Tahun Reformasi Indonesia (2008)
sut: ##########
pen: ##########
Indonesia

Film ini bukan seperti film yang saya bayangkan akan saya tonton. Saya pikir film ini akan lebih menganalisa perubahan-perubahan yang terjadi selama 10 tahun setelah kejadian 1998 lewat cerita fiksi. Apa perbedaan yang fundamental di tahun 1998 dengan 2008 dalam konteks kejadian itu. Bagaimana kita melihat kejadian 1998 dengan kacamata 10 tahun lebih tua. Apa pengaruh kejadian itu untuk hari ini dan masa depan. Dan sebagainya.

Film ini memang masih menyentuh wilayah-wilayah tersebut, tapi tidak dalam volume atau cara yang saya pikir akan saya dapatkan. Kebanyakan film ini hanya membagi cerita beberapa individu tertentu yang kita (saya) tidak kenal, tidak signifikan dalam ‘gambar besar’-nya, dan tidak memberikan insight yang berarti terhadap peristiwa 1998, terutama bagi yang kurang tahu soal kejadiannya. Misalnya filmnya Ifa Isfansyah. Filmnya merupakan film pendek yang baik, tetapi dalam konteks 9808 = WTF?!

Di dalam omnibus ini banyak film-film yang asyik yang buat cinephiles akan menyenangkan. Dan soal konteks, masih bisa dibilang nyambung ke kejadian 1998 lah. Soal harapan saya mengenai kontennya, mungkin saya harus cari tahu dulu ya, biar pas nonton tidak terheran-heran dan tertipu oleh diri sendiri.

7/10

9808: … (BO)

Iklan

The 400 Blows

The 400 Blows |  Les Quantre Cents Coups (1959)
sut: François Truffaut
pen: ####
Perancis

Sebuah karya yang luar biasa. Film ini sangat “tebal” dalam hal emosi dengan karakter-karakter yang sangat dalam, cerita yang fenomenal dan kompleks, dan filmmaking yang bermutu.

Sebagai film yang dianggap memulai revolusi new wave, film ini memberikan situasi-situasi realistis, syut di lokasi tanpa set, budget minimum dan efektif. Penempatan kamera selalu menjadi pengamat yang membawa penonton ke dalam atmosfir, nuansa, aksi, dan emosi personal yang sangat dekat ke dalam internal diri protagonis, membuat penonton dapat beridentifikasi dengan masa-masa kecil masing-masing secara universal.

Film ini memberikan gambaran yang paling rumit mengenai proses ‘pendewasaan’, proses transformasi dari anak kecil menjadi pria dewasa, dengan sangat sederhana dan gamblang dengan menjalin poin-poin penting ke dalam aliran kisahnya secara natural dan nyata.

Sangat direkomendasikan. Film ini salah satu yang terbaik sepanjang masa, dan anehnya, tampaknya masih relevan hingga hari ini.

8.5/10

The 400 Blows: rekomendasi dengan pujian yang tinggi (13+)

13 Assassins

13 Samurai | 13 Assassins | Jûsan-nin No Shikaku (2010)
sut: Miike Takashi
Jepang

Saya tidak terlalu yakin mengenai benar tidaknya Takashi Miike mencoba menandingi kehebatan Seven Samurai (1954)-nya Kurosawa, dengan menerapkan struktur naratif yang mirip, hanya saja dengan menggandakan jumlah samurainya. Saya bahkan tidak yakin bila Miike sekedar mencoba me-remake Seven Samurai untuk generasi modern.

Saya rasa film ini dibuat hanya untuk mendapatkan uang, sekedar film aksi yang fun dan blockbuster ala Michael Bay. Kita bisa melihat bahwa Miike bahkan tidak mencoba memberi depth pada ceritanya maupun menyisipkan momen-momen yang “Miike banget”.

Jadi, sebagai film aksi yang penuh dengan adegan memukau, film ini sudah lumayan menghibur, dan cukup pantas untuk direkomendasikan untuk ditonton di waktu luang anda bersama teman-teman.

Film ini memiliki beberapa hal yang lumayan menonjol, seperti casting-nya. Para aktor yang dipilih memang (menurut saya) masih kalah jauh dari para aktor di Seven Samurai, tetapi mereka sudah cukup baik. Mereka bahkan punya potensi untuk tampil lebih baik lagi bila didukung dengan skenario yang lebih dipoles.

Namun hal yang paling menonjol dari film ini adalah editing-nya. Benar-benar potongan yang cermat yang tetap memberikan koherensi di suasana yang kacau di sekuens pembantaian di bagian kedua film ini.

Saya merekomendasikan film ini, tetapi jangan mengharapkan sebuah masterpiece seperti Seven Samurai.

Mirip: Seven Samurai (1954), Crow Zero (2007), The Magnificent Seven (1960), Black Hawk Down (2001).

7.5/10

13 Samurai: Rekomendasi bagi pecinta film aksi yang menghibur. (21+)

—–

Catatan: ada adegan eksploitasi yang menampilkan seorang gadis dengan tangan dan kaki yang buntung, serta banyak adegan violence, yang dapat mengganggu sebagian orang.