ulasansingkat

sekedar ulasan (film) singkat

Real Steel

Real Steel (2011)
sut: Shawn Levy
pen: John Gatins | Dan Gilroy (story) | Jeremy Leven (story)
A.S.

Sepertinya, meski bila anda tidak tahu apa-apa mengenai film ini dan mendapat persepsi yang salah dari posternya sehingga mengira ini adalah film aksi semacam Transformers (2007), anda tetap dapat terhibur.

Film “keluarga” ini sangat solid dalam karakterisasi dan karakter arc-nya. Tidak memberikan sesuatu yang baru, tetapi mendaur kisah dan karakter-karakternya sehingga terasa fresh.

Menurut saya Shawn Levy yang terkenal membuat film-film komedi keluarga, sangat mengejutkan saat mampu mengeluarkan drama dan emosi dalam hampir setiap adegan aksi di film ini. Dan salah satu faktornya adalah karena mungkin ia dengan sadar menghindari gimmick populer adegan aksi seperti editing super cepat dengan kamera handheld. Adegan aksinya ditampilkan dengan rapi sehingga mudah untuk diikuti, dan memberi kesempatan untuk membiarkan dramanya tersampaikan. Memang ada yang saya rasa lebih bisa dramatis lagi, tetapi selebihnya sudah sangat mengagumkan.

Dan desain robot-robotnya juga sangat menarik. Terutama desain robot protagonis yang “wajah”-nya sederhana dan sama sekali tanpa ekspresi, namun mampu menimbulkan simpati pada penonton.

Bila dibandingkan dengan Wall-E (2008) (yang merupakan sebuah film yang luar biasa), yang memiliki artificial inteligence serta suara, wajah, dan gestur yang ekspresif, sangatlah kontras dengan robot yang di permukaannya “robot (blank)” banget ini dalam hal emosi yang mereka pancarkan. Robot utama dalam film Real Steel ini adalah karakter yang sangat unik menurut saya, apalagi namanya mengingatkan pada salah satu ikon manga dari Jepang.

Dan saya pribadi sangat menyukai bagaimana cara para filmmakernya “menangani” karakter ini, dalam hal screentime dan mengarahkan fokus penonton pada “karakter”nya. Saya ingin menjelaskan maksud saya, tetapi tidak ingin anda jadi terlalu fokus padanya, padahal hanya hal yang menarik bagi saya pribadi. Maafkan bila ulasan ini jadi terlalu condong ke karakter robot yang sebenarnya hanya pendukung di film, tetapi karakter inilah yang paling berkesan bagi saya.

Dan soal efek CGI dan animatronics-nya, kadang-kadang memang sempat terlihat “kepalsuannya”, tetapi robot-robot di film ini memiliki “massa” dan menempati ruang, terlebih lagi dengan gerakan-gerakan yang realistis banget (karena menggunakan teknik motion-capture oleh petinju profesional di bawah pengawasan Sugar Ray Leonard). Sangat direkomendasikan.

8/10

Real Steel: Rekomendasi bagi cinephiles dan penonton kasual (BO)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: